Pabila malam tiba, dan kau pun kelam,
rebahkan diri dan kelamlah dengan karsa.
Dan setiba pagi, sedangkan kau masih kelam,
bangkitlah, lalu berkata kepada hari dengan karsa :
"Aku masih tetap kelam."
Sunggu dungu memainkan peranan dengan hari dan malam.
Keduanya akan menertawakanmu,
Kahlil Gibran (Pasir dan Buih : 75)
Bapa dan ibuku merindukan anak;
mereka menemukan aku.
Aku merindukan ibu dan bapa;
yang kutemukan adalah:
malam dan samudra.
Kahlil Gibran (Pasir dan Buih : 74)


.jpg)
