Kepada kau yang marah
Kenapa biarkan mukamu memerah ?
Apa begitu sakitnya hatimu terluka ?
Bisakah sedikit saja perasaanmu itu kau reda ?
Aku hanya kasihan melihat hatimu rongrong karenanya
Kepada kau yang bahagia
Kulihat raut wajahmu sumringah
Apa yang membuatmu sangat ceria ?
Bisakah sedikit saja kutahu alasannya ?
Aku hanya ikut senang mendengarmu tertawa
Kepada kau yang bersedih
Kenapa seakan duniamu berputar tanpa melodi ?
Apa hatimu sangat perih ?
Bisakah sedikit saja perasaanmu itu kau bagi ?
Aku hanya kasihan melihatmu sedih sendiri
Kepada kau yang hidup
Kau dan aku adalah kita
Buncahan perasaan yang timbul redup
Bukankah kau juga merasakkannya ?
Karena aku juga, sama.
-2015
#puisisulittidur


