Opto, Ergo Sum

Oktober 01, 2013

Saat menuliskan ini, aku adalah seseorang yang sedang dalam prosesnya untuk menjadi dewasa.
Seperti Bodhi , tokoh di novel Supernova:Akar nya Dee, aku juga ingin menemukan kesejatian diri.
Bodhi, dia bisa menjajakkan kaki kemanapun dia ingin dan rasakan. Dan disini, aku tak bisa mengikuti caranya. Jelas, karena sedikit sedikit kehidupanku serasa dimulai. Right here, right now, today and tomorrow. and it all clear !
Aku menemukan semboyan Opto Ergo Sum semboyan yang populer di yunani, juga dari Supernova.
Aku memilih, maka Aku Ada , 
Aku mulai menengok kebelakang, hari hari dimana aku merasa down dan disitu ibuku yang selalu mengingatkan tentang semua pilihanku.
Aku diberi pilihan pilihan saat itu, aku mengetahui setiap konsekuensinya, dan aku Memilih! aku membuat suatu Keputusan untuk diriku sendiri. Hingga membuatku menapakkan kaki di sebuah tanah asing jauh dari rumah, dengan begitu banyak manusia didalamnya yang jelas saat itu aku tak mengenalnya.



Selama 18 th hidupku di dunia ini, aku rasa keputusan ku saat itu adalah keputusan terbesar yang pernah aku ambil. Hidupku berubah total, aku memilih melangkah menjauh hingga aku ada tinggal kenangan. Aku memilih memaku disini hingga aku ada dan menemukan dunia baru.


Opto, ergo sum : Hidup adalah pilihan. Apa yang terjadi pada hidupku adalah hasil dari semua keputusan yang kubuat. Aku menyadarinya hingga hari ini. Walaupun sampai saat ini aku terus berkelit dengan kolam pemikiranku sendiri, yang berlumpur & aku masih belum melihat dasarnya. Padahal aku tahu, di dasar itu ada sebuah peti berisikan sesuatu yang aku yakin, sangat aku inginkan menjadi ada. Only God knows, I think.


Tadi, sebelum menulis ini aku juga sempat membuka artikel & menemukan kata kata yang sesuatu banget menurutku :

Berbicara tentang masa depan, justru merupakan blessing & disguise ketika kita melihat orang lain sebagai kaca benggala nya.
dan
Hal hal baik menjadi pemicu semangat, hal-hal buruk menjadi benchmark kehidupan yang kudu dihindari.
Oke, masuk banget waktu baca kata-katanya. Intinya, keputusan ada di tangan kamu sendiri. Itu semua yang menentukan masa depanmu, bukan dari orang lain & segala tidak tanduknya yang menurutmu 'baik' atau 'buruk'.
Dan sampai saat aku mengetik kata kata terakhir ini, aku berusaha untuk lebih dewasa dalam setiap keputusan yang kuambil. Bijak & Bajik.

You Might Also Like

0 komentar